Pages

Senin, 17 Oktober 2016

Resume Pertemuan 1 Keamanan Jaringan

Resume Pertemuan 1 Keamanan Jaringan


Latar Belakang Masalah
·         Apa saja layer yang ada pada OSI layer ?
·         Apa saja fungsi masing-masing layer pada OSI layer ?
·         Apa saja layer pada TCP/IP ?
·         Apa saja fungsi masing-masing layer pada TCP/IP ?
·         Apa perbedaan dari OSI layer dengan TCP/IP layer ?

Layer yang ada pada OSI layer :


Application memiliki fungsi sebagai antarmuka dengan fungsionalitas jaringan. Presentation berfungsi sebagai pentranslasi data yang akan ditransmisikan pada aplikasi kedalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Session berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara atau dihancurkan. Transport berfungsi untuk membagi data kedalam paket-paket sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan yang telah diterima. Network berfungsi mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat Header untuk paket-paket kemudian melakukan routing melalui internet-working dengan menggunakan router dan switch. Datalink berfungsi untuk menentukan bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Physical berfungsi mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan.
  
Layer – layer yang ada pada TCP/IP yaitu :


Application Layer berfungsi memberikan service kepada pengguna jaringan. Transport Layer berfungsi untuk mengadakan komunikasi antara dua PC dan mengirimkan paket. Internet Layer berfungsi untuk mencari jalur terbaik untuk pengiriman paket data. Network Accees Layer berfungsi untuk mengirim dan menerima dari dan ke media fisik.

Perbedaan antara OSI layer dengan TCP/IP ialah :
OSI layer mengembangkan modelnya berdasarkan pada teori sedangkan TCP/IP mengembangkan modelnya setelah sudah diimplesentasikan.


Penutup
Kesimpulan
Jadi kesimpulan pada penjelasan diatas mengenai ISO dan TCP/IP memiliki beberapa perbedaan dan persamaan.

Saran

Saran saya agar pembelajaran mengenai ISO layer dan TCP/IP layer agar lebih diperjelas lagi materinya agar supaya mahasiswa lebih dapat memahami tentang ISO layer dan TCP/IP itu sendiri.
Link Github : Keamanan Jaringan

Nama : Muh Akbar Tamrin
Nmp : 1144012
Kelas : 3C
Prodi : D4 Teknik Informatika Politeknik Pos Indonesia
Mata Kuliah : Sistem Keamanan Jaringan
Link Mata Kuliah : Sistem Keamanan Jaringan


Scan Plagiarisme :

Minggu, 16 Oktober 2016

Resume Pertemuan 2 Sistem Informasi Geografis

Resume Pertemuan 2 Sistem Informasi Geografis





Latar Belakang Masalah
Data merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam Sistem Informasi Geografis. Data SIG dapat berupa data spasial dan data atribut. Khusus pada postingan kali ini membahas mengenai data spasial. Data spasial atau keruangan merupakan data yang merepresentasikan kenampakan nyatanya adalah permukaan bumi. Data spasial terdiri dari dua macam yaitu data vektor dan data raster.

1.      Apa yang dimaksud dengan data vektor pada Geospasial ?
2.      Apa yang dimaksud dengan data raster pada Geospasial ?
3.      Apa saja kelebihan dan kekurangan dari data vektor tersebut ?
4.      Apa saja kelebihan dan kekurangan dari data raster tersebut ?

Pembahasan
Data vektor adalah data yang menampilkan pola keruangan dalam bentuk titik, garis, kurva atau poligon. Data vektor sangan baik untuk merepresentasikan fitur-fitur jaringan jalan, gedung, rel kereta dan letak koordinat.

Data raster adalah data yang menampilkan sisi ruang bumi dalam bentuk pixel (picture element) yang membentuk grid/petak dan dihasilkan dari penginderaan jauh. Pada data raster, resolusi tergantung pada ukuran pixelnya. Apabila semakin kecil ukuran permukaan bumi yang direpresentasikan maka akan semakin tinggi resolusinya. Data raster sangan baik untuk menggambarkan keadaan jenis tanah, vegetasi dan kelembaban tanah.


Kelebihan dari data vektor yaitu :
-          Lebih efisien dalam ruang penyimpanan.
-          Memiliki resolusi spasial yang tinggi.
-          Representasi grafis data spasialnya sangat mirip dengan peta garis buatan manusia.

Kekurangan dari data vektor yaitu :
-          Struktur data kompleks.
-          Data tidak mudah dimanipulasi.
-          Memerlukan perangkat komputer yang lebih mahal.

Kelebihan dari data raster yaitu :
-          Mudah dimanupulasi dengan fungsi matematis sederhana.
-          Teknologi yang digunakan cukup murah.
-          Overlay data raster dengan data inderaja mudah dilakukan.

Kekurangan dari data raster yaitu :
-          Memerlukan ruang penyimpanan yang besar.
-          Transformasi koordinat dan proyeksi sulit dilakukan.
-          Lebih sulit untuk merepresentasikan hubungan topolagikal.



Penutup
Kesimpulan
Jadi dapat disimpulkan bahwa data vektor dan data raster sangatlah berbeda, perbedaannya sendiri terlihat pada pengertian dari vektor dan raster itu sendiri. Dan adapun data vektor dan data raster juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing serta memiliki proses yang berbeda-beda dalam menampilkan bentuk bumi.

Saran
Saran saya agar pembelajaran mengenai data geospasial lebih dijelaskan/diterangkan lagi agar supaya mahasiswa dapat lebih memahami apa sih yang dimaksud dengan data geospasial terutama pada bagian data vektor dan data rester itu sendiri.

  • Nama : Muh Akbar Tamrin
  • Nmp : 1144012
  • Kelas : 3C
  • Prodi : D4 Teknik Informatika Politeknik Pos Indonesia
  • Mata Kuliah : Sistem Informasi Geografis
Link Mata Kuliah : Sistem Informasi Geografis 


Scan Plagiarisme :

Proyek IT 2 D4 Teknik Informatika Politeknik Pos Indonesia

Proposal Proyek IT 2 D4 Teknik Informatika Politeknik Pos Indonesia

Latar Belakang Masalah
Aplikasi ini merupakan pengembangan dari aplikasi yang telah dibangun pada proyek IT 1. Didalam system informasi MA Negeri Cibadak masih menggunakan metode manualisasi, sehingga data yang akan diinformasikan masih dalam keadaan ditulis dikertas, ditempel dimading sekolah dan biasanya akan rusak dan bahkan akan hilang.
Isi
Dengan adanya masalah tersebut, dibutuhkan sebuah system dimana system tersebut dapat menyimpan data informasi non akademik secara optimal dan  tidak terjadi redudansi antar data informasi akademik yang disimpan. Selain itu sebuah system yang akan dibutuhkan pada sekolah tersebut berguna sebagai penginputan data informasi sekolah (MAN Cibadak Kab.Sukabumi) yang bertujuan untuk memudahkan staff dalam penginputan data non akademik siswa.
Penutup
Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa dengan dikembangkannya aplikasi ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada pengelola, siswa dan para calon siswa baru dalam mendapatkan sebuah informasi.
Saran

Diharapkan kedepannya untuk para pengembang sebaiknya mengembangkan aplikasi dengan menambahkan fitur – fitur baru dan diharapkan menghasilkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan yang ada disekolah MAN Cibadak Kab.Sukabumi.


  • Nama : Muh Akbar Tamrin
  • Nmp : 1144012
  • Kelas : 3C
  • Prodi : D4 Teknik Informatika
Link Mata Kuliah : Proyek IT 2

Referensi : Chandra, Akbar, Perancangan Aplikasi Sistem Informasi Sekolah(MAN Cibadak Kab.Sukabumi) Menggunakan Framework Codeigniter, Proyek IT I, Bandung 2016

Scan Plagiarisme :

Rabu, 12 Oktober 2016

Resume Sister Informasi Geografis

Tugas Resume Pertemuan 1 Sistem Informasi Geografis


A.   Identifikasi Masalah­­­­­­­
1.     Apa Yang Dimaksud Dengan Sistem Informasi Geografis ?
2.     Apa Yang Dimaksud Dengan Titik Koordinat ?
3.     Apa Yang Dimaksud Dengan Geospasial ?
4.     Apa Yang Dimaksud Dengan Latitude Dan Longtitude ?
B.   Pembahasan
1.      Sistem informasi geografis digunakan untuk menyimpan, memanipulasi, dan menganilisis sistem informasi geografis.
2.      Titik koordinat adalah pernyataan besaran geomatrik yang menentukan posisi satu titik dengan mengukur besar vektor terhadap satu posisi acuan yang telah didefinisikan yang digunakan untuk menunjukan arah atau suatu tempat.
3.      Geospasial adalah sistem keruangan suatu obyek atau kejadian yang mencakup suatu lokasi, letak dan posisinya.
4.      Latitude atau garis lintang adalah garis yang menentukan lokasi berada disebelah utara atau selatan ekuator. Sedangkan Longtitude atau garis bujur biasanya digunakan untuk menentukan lokasi diwilayah barat atau timur dari garis utara selatan yang sering disebut juga garis meridian.
 C.   Penutup
Kesimpulan
Kesimpulan dari resume pertemuan ini adalah membahas tentang isi dari sistem informasi geografis, membahas tentang pengertian – pengertian apa itu sistem informasi geografis serta membahas tentang penggunaan dari sistem informasi geografis.
Nama   : Muh Akbar Tamrin
Npm    : 1144012
Kelas   : D4 Teknik Informatika 3C



 

Blogger news

Blogroll

About